Tata Cara dan Urutan Ibadah Umroh

Sebagaimana ibadah sholat yang dimulai dari niat dan diakhiri dengan salam, begitu juga ibadah umroh. Tata cara dan urutan ibadah umroh dimulai dengan mengambil niat umroh. Untuk mengambil niat ihram (memulai haji dan umroh) tidak boleh disembarang tempat, harus di tempat-tempat yang disediakan sebagaimana dulu Rosululloh melakukannya. Berikut ini Miqot-miqot untuk mengambil niat ihram:

1.Bir ali, untuk penduduk Madinah atau yang datang melewatinya.

2. Al Juhafah, bagi penduduk Syam, Mesir, Magribi atau yang melewatinya.

3. Qornul manazil, bagi penduduk Najed, atau orang yang memulai ihram dari sana.

4. Yalamlam, bagi penduduk Yaman atau yang melewatinya.

5. Dzat iqin, adalah miqot untuk penduduk Iraq dan orang yang melewatinya.

tata cara dan urutan ibadah umroh

Di tempat-tempat tersebut maka jamaah umroh sudah harus memakai pakaian ihramnya dan akan bersama-sam melantunkan niat umroh. Biasanya akan dibimbing oleh pembimbing rombongan umroh (mutawif). Doa niat umroh adalah sebagai berikut:

Labbaika Allohumma Umrotan

artinya:

Aku memenuhi panggilan-Mu untuk melakukan Umroh

Dalam perjalanan menuju Masjidil haram perbanyaklahlah membaca talbiyah, sebagai bukti kita telah menyambut seruan Alloh untuk menunaikan ibadah haji dan umroh.

Kemudian mulailah berthawaf di Baitulloh dengan mengelilingi kabah selama 7 kali. Batas awal Thawaf adalah dimulai dari Hajar Aswad yang ditandai dengan lampu berwarna hijau.  Makna Thawaf adalah merasa dilihat Alloh, didengar Alloh dan bersama dengan Alloh dalam setiap keadaan. Ketika melakukan tawaf jangan berusaha untuk memegang Hajar Aswad, maqam ibrahim atau berfoto-foto karena kita berada dalam rangkaian ibadah umroh.  Kalau ingin memegang Hajar Aswad lakukan diluar rangkaian umroh di waktu luang, begitu juga kalau ingin mengambil foto umroh.

Notes:

Ketika kita ingin mengusap Hajar Aswad akan sangat sulit karena banyak orang yang ingin melakukan hal yang serupa. Oleh karena itu itu berdoalah kepada Alloh agar dimudah dapat melakukannya dan harus berusaha menjaga kehormatan saudara kita yang muslim lainnya jangan sampai kena sikut dan lain sebagainya karena memegang Hajar aswad adalah sunah sedangkan menjaga kehormatan saudara muslim adalah wajib. Tentu kita harus memperhatikan yang wajib daripada yang sunah bukan?

Rangkaian umroh berikutnya adalah sai. Sai dilakukan dari sudut shafa menuju Marwah (dihitung satu kali) dan dari Marwah kembali ke Shafa dihitung satu kali. Semuanya dihitung tujuh kali putaran, Sai berawal dari Shafa dan akan berakhir di Marwah. Makna sai adalah menjaga diri untuk tidak keluar dari batasan Alloh sebagaimana kisah siti hajar yang ditinggal nabi ibrahim melaksanakan perintah Alloh, walaupun kehausan  tetap ingat pesan nabi ibrahim untuk tetap berada di kompleks masjidil haram walaupun apapun yang terjadi. Di puncak kesulitan, akhirnya muncullah pertolongan Alloh berupa air zamzam yang penuh barokah.

Setelah sai, maka dilakukan tahalul atau memotong sebagian rambut di kepala. Makna tahalul adalah membuang semua pikiran kotor karena semua hal berasal dari pikiran.

Demikian tata cara dan urutan ibadah umroh semoga umroh kita bisa diterima oleh Alloh dan menjadi umroh yang mabrur.

Incoming search terms:

  • urutan ibadah umroh
  • urutan umroh
  • rangkaian ibadah umroh
  • rangkaian Umroh
  • urutan umrah
  • urutan tata cara umroh
  • urutan pelaksanaan umroh
  • urutan ibadah umrah
  • rangkaian ibadah umrah
  • Urutan kegiatan umroh
Mau Berangkat Umroh? Simak Pilihan Paket dan Promo Umroh Berikut Ini (Klik Disini)
Tata Cara dan Urutan Ibadah Umroh | kangbambang | 4.5